Kab.Muara Enim  [MKN-News]-
Selasa,30 Augustus 2022.sekitar pukul 09:30 Wib.lembaga aliansi indonesia divisi basus D88.DPC.Muara Enim bersama perwakilan masyarakat kab.muara enim,melakukan aksi demo dikantor kab.Muara Enim,terkait permasalahan krisisnya penanganan pengelolahan limbah B3 medis.
Dalam hal ini para aksi demo dari perwakilan masyarakat serta didampingi langsung oleh ketua DPC L.A.I DIVISI BASUS D88.MUARA ENIM,dan tidak lupa dihadiri oleh para tokoh senior aktivis senior yang kebetulan mendukung aksi demo tersebut.

Para aksi demo tersebut pun disambut baik oleh PJ.SEKDA H.Riswandar,beliau mengapresiasi atas kontrol sosial yang dilakukan oleh adinda taufik bersama masyarakat,mungkin ini kali pertama ada kegiatan limbah B3 medis di kab.Muara Enim,ucapnya


Kami ucapkan terimakasih atas diterimanya aksi kami oleh PJ.sekda kab.muara enim,dan kami berharap pihak pemkab dapat menindak tegas para oknum tersebut,kami akan terus berupaya dengan dasar pengakuan dari pegawai puskesmas serta barang bukti yg kami miliki,melaporkan hingga tingkat kementrian.bahkan kami siap mengadakan aksi serah terima barang bukti kepada kememtrian LHK dan Kementrian kesehatan dijakarta,langkah ini kami lakukan semata-mata demi menjaga kelangsungan kehidupan alam serta manusia khususnya masyarakat muara enim.ujar kordinator aksi

Adapun tuntutan dari aksi yang digelar di kantor bupati muara enim sebagai berikut:

1.Copot Kepala Puskesmas pulau (SDL) panggung,Kepala Puskesmas Tanjung Raya (SDT),Kapus Pajar bulan (SDU) dan Kepala direktur rumah Sakit Umum Daerah Pratama (SDL).

2. Copot Kepala Dinas Kesehatan Kab.Muara Enim (Dr.Eni zatila).

3.BPK mengusut dana anggaran pengelolahan/penanganan limbah B3 media didinas kesehatan kab.Muara Enim.


Tuntutan tersebut berdasarkan hasil dari pengakuan pegawai oknum kesehatan di tiga kecamatan yang ada di semende,serta barang bukti hasil pengawasan yang didapat di TKP disaksikan masing-masing pegawai Puskesmas dan Rumah Sakit,serta meminta PJ Bupati Muara Enim menguslkan kepada gubernur untuk mencopot tiga Kapus,direktur rumah sakit disemende raye,serta copot kepala dinas kesehatan (dr.eni zatila) kab.muara enim,tutur taufik.
Andi razak pun ikut angkat bicara dan mengapresiasi dindo taufik,karena saya sendiri selama ini tidak tahu akan aturan bahkan dampak dari pencemaran limbah B3 medis yang dihasilkan dari fasilitas pelayanan kesehatan kab.muara enim,karena tanpa adanya edukasi dan wawasan dari beliau kita,saya,bahkan masyarakat yang notaben nya tidak tahu akan dempak limbah tersebut,ujarnya.

Semoga dari aksi ini pihak yang mempunyai kebijakan dapat mengevaluasi perusahaan pihak ketiga,dan menelusuri kemanakah limbah B3 medis dari fayankes yang ada diwilayah kab.muara enim.

Alhamdulillah aksi ini berjalan sukses serta kondusif,ucap nya



Red-(ETY.H)